Tradisi nyakan diwang saat Ngembak gni

admin_banjartegeha 20 Maret 2026 06:56:05 WITA

Banjar tegeha 20 Maret 2026

Tradisi Nyakan Diwang di Banjar Tegeha (dan Kecamatan Banjar, Buleleng) adalah tradisi memasak di luar rumah pada pagi hari (sekitar pukul 03.00-06.00 WITA) saat Ngembak Geni (sehari setelah Nyepi). Warga memasak bersama di depan pintu pagar atau pinggir jalan sebagai simbol penyucian dapur, silaturahmi, dan mempererat persaudaraan setelah Catur Brata Penyepian. 

 

Poin Penting Tradisi Nyakan Diwang:

Makna: Penyucian lingkungan rumah/dapur (secara niskala) dan wujud syukur atas selesainya Nyepi.

Waktu: Dilaksanakan dini hari pada hari Ngembak Geni, biasanya dimulai pukul 03.00 WITA setelah kulkul desa berbunyi.

 

Aktivitas: 

Warga membuat tungku darurat dari batu bata/batako di depan pagar, memasak nasi dan lauk, lalu sarapan bersama atau saling mengunjungi tetangga.

Nilai Sosial: 

Mempererat menyama braya (persaudaraan) dan keharmonisann antarwarga, ungkap salah satu warga.

Kekompakan: 

Dilakukan tanpa komando formal, melainkan kesadaran kolektif warga untuk melestarikan tradisi leluhur. 

 

Tradisi ini unik di Kecamatan Banjar, Buleleng, dan menjadi wujud kebersamaan yang sangat kental setelah sehari penuh tidak menyalakan api dan tidak

keluar rumah. 

Komentar atas Tradisi nyakan diwang saat Ngembak gni

Formulir Penulisan Komentar

Nama
Alamat e-mail
Komentar
 

Layanan Mandiri


Silakan datang / hubungi perangkat Desa untuk mendapatkan kode PIN Anda.

Masukkan NIK dan PIN!

Media Sosial

FacebookTwitterYoutubeInstagram

Statistik Kunjungan

Hari ini
Kemarin
Jumlah Pengunjung

Lokasi Banjar Tegeha

tampilkan dalam peta lebih besar